Komoditas.Co.Id

Berita Ekonomi dan Komoditi Pilihan

Hotspot Belum Tentu Indikasikan Kebakaran
JAKARTA – Kalangan akademisi mengingatkan proses pembuktian hukum dalam kasus kebakaran lahan di perkebunan kelapa sawit dan HTI (hutan tanaman industri) perlu didukung data dan kajian ilmiah. Jika tidak, masyarakat dan perusahaan akan menjadi korban putusan hukum tidak adil dan hanya berdasarkan tekanan dari LSM. Pernyataan itu disampaikan Guru... Read more
Pelaku Usaha di Riau Wajib Bantu Kebakaran Hutan dan Lahan
Komoditas – Pelaksana Tugas Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim, menyatakan setiap pelaku usaha di sektor swasta, terutama yang menggunakan lahan untuk perkebunan dan kehutanan, wajib untuk membantu pemerintah daerah pada saat Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau. “Bukan diminta lagi, tapi swasta diwajibkan untuk membantu,” tegas Wan... Read more
Titik Panas Semakin Meluas
Komoditas – Pemadaman terus dilakukan. Namun begitu, kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat tetap belum padam. Malah titik panas (hotspot) sekarang terdeteksi semakin meluas. “Berdasarkan pantauan satelit Aqua, Terra, SNNP pada catalog modis LAPAN pada Minggu (6/8/2017) pagi terdeteksi 150 hotspot di Kalimantan Barat,” kata Kepala Pusat Data... Read more
Karhutla di Aceh Makin Mengganggu
Komoditas – Kabut asap dampak dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyelimuti wilayah Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, kian meningkat dan kabut asap sudah memasuki rumah-rumah penduduk, pada Kamis, (27/7) pagi. Selain mengganggu jarak pandang pengguna kendaraan, kabut asap tebal juga memasuki rumah-rumah warga di Aceh Barat sehingga banyak... Read more
Dua Kabupaten di Riau Diselimuti Titik Api
Komoditas – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Pekanbaru masih mendeteksi keberadaan 10 titik panas yang mengindikasikan adanya kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau, Minggu pagi. “Titik panas dengan tingkat kepercayaan di atas 50 persen terdeteksi pada dua kabupaten di Riau,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG... Read more
Dubes Inggris Ikut Hadiri Peluncuran Beleid Karhutla
Komoditas – Duta Besar Inggris untuk Indonesia, ASEAN, dan Timor Leste Moazzam Malik dijadwalkan hadiri peluncuran Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Gubernur (Pergub) Jambi tentang kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Programme Manager Kedutaan Inggris di Indonesia, Ida Suryani dihubungi dari Jambi, Minggu, mengatakan Dubes Moazzam dijadwalkan melaunching Perda dan... Read more
Waspada, 12 Titik Panas Terdeteksi di Riau
Komoditas – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Pekanbaru mendeteksi 12 titik panas yang mengindikasikan adanya kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau, Selasa. “12 titik panas dengan tingkat kepercayaan di atas 50 persen terdeteksi di lima kabupaten di Riau,” kata Kepala BMKG Pekanbaru Sugarin di Pekanbaru, Selasa. Ia... Read more
Ribuan Pohon Karet Milik Warga di Kalimantan Tengah Terbakar
Komoditas – Kebakaran lahan di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah meluas, bahkan ribuan pohon karet milik warga daerah itu juga ikut ludes terbakar. Salah seorang warga Desa Sungai Ubar Mandiri, Kecamatan Cempaga Hulu, Kotawaringin Timur, Jhonaidy, Minggu mengatakan kebakaran lahn terus meluas, tiupan angin yang kencang dan semak... Read more
Komoditas – Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah II Sumatera menelusuri cukong atau pemodal pembalakan liar hutan Suaka Margastwa Kerumutan Pelalawan. “Dari keterangan tersangka dia (cukong) di Jambi. Ini kita sedang lacak bersama tim kita di Jambi,” kata Kepala BPPH Wilayah II Sumatera, Eduwar... Read more
Kebakaran Hutan Parah di 2015 Jangan Sampai Terulang Lagi
Komoditas – Presiden Joko Widodo meminta para menteri, kepala daerah, dan aparat penegak hukum tidak lengah mencegah kebakaran lahan dan hutan sejak awal 2017. “Ini masih bulan Januari, tapi sudah mulai kelihatan keringnya. Oleh sebab itu, jangan sampai lengah. Tadi sudah disampaikan bahwa BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)... Read more