Komoditas.Co.Id

Berita Ekonomi dan Komoditi Pilihan

Pertambangan Jadi Penggerak Utama Ekonomi Pertambangan Jadi Penggerak Utama Ekonomi
Ketua Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) Tino Ardhyanto AR menyatakan komoditas pertambangan dapat dijadikan penggerak utama modal pembangunan bangsa Indonesia. � � �”Semua negara... Pertambangan Jadi Penggerak Utama Ekonomi

Ketua Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) Tino Ardhyanto AR menyatakan komoditas pertambangan dapat dijadikan penggerak utama modal pembangunan bangsa Indonesia.

� � �”Semua negara besar di dunia ini, itu besarnya karena pertambangan. Termasuk Amerika Serikat, Inggris seperti itu, Jerman seperti itu,” katanya saat menjadi pembicara pada Fokus Group Discussion Regulasi Pertambangan di Pangkalpinang, Rabu.

� � �Ia mengatakan Perhapi merupakan mitra strategis, “center of competence” dan “center of excellent” bagi pemangku kepentingan dalam menentukan kebijakan, pengelolaan, dan pengusahaan mineral dan batubara sebagai penggerak utama pembangunan Indonesia dan sebagai penopang daya saing bangsa.

� � �”Kalau kita mau lihat ke belakang, komoditas tambang itu banyak dikelola sebagai komoditas perdagangan. Tidak ada salahnya, cuma kita juga harus berfikir komoditas pertambangan sebagai modal untuk pembangunan. Jadi ada ‘balance’. Kalau semua diperdagangkan itu yang terjadi sekarang,” katanya.

Menurut dia semua negara yang besar di dunia ini besar karena pertambangan. Mereka mempunyai bahan-bahan tambang dan Indonesia juga memiliki komoditas tambang seperti timah, emas, batubara dan lainnya. Potensi sumber daya alam tambang yang berlimpah ini bisa dijadikan modal untuk daya saing bangsa.

“Kalau kita mau nambang�harus terlebih tahu berapa jumlahnya. Maka dari itu cadangan menjadi penting,” katanya.

Tino menyatakan mendukung kegiatan Fokus Group Discussion tentang Regulasi Pertambangan yang diinisiasi Komunitas Jurnalis Desk Timah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung agar pengelolaan cadangan komoditas tambang ini dapat dilakukan secara “good maning” praktis.

� � �”Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini pengelolaan penambangan timah dan komoditas tambang lainnya di negeri ini dapat dilakukan dengan cara yang benar dengan memperhatikan lingkungan dan menjadi penggerak utama pembangunan dan perekonomian masyarakat bangsa ini,” katanya. �
KOMENTAR
Belum Ad

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *