Komoditas.Co.Id

Berita Ekonomi dan Komoditi Pilihan

Pebisnis Hutan Sebut Jokowi Seperti SBY Hanya Bela Industri Sawit Pebisnis Hutan Sebut Jokowi Seperti SBY Hanya Bela Industri Sawit
Komoditas.c.o.id – Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) menilai pemerintahan Presiden Joko Widodo masih serupa dengan era Presiden Susilo Bambang Yudhono yang lebih “menganakemaskan” industri... Pebisnis Hutan Sebut Jokowi Seperti SBY Hanya Bela Industri Sawit

Komoditas.c.o.id – Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) menilai pemerintahan Presiden Joko Widodo masih serupa dengan era Presiden Susilo Bambang Yudhono yang lebih “menganakemaskan” industri kelapa sawit dibandingkan usaha kehutanan.

Wakil Ketua Umum APHI Irsyal Yasman menuturkan era SBY sangat proteksionis terhadap industri kelapa sawit bila mendapat serangan negatif dari negara-negara maju. Hal itu didasarkan pada fakta bahwa minyak sawit mentah (CPO) merupakan ekspor andalan Indonesia.

“Pak SBY sayang sekali sama sawit. Beliau bilang industri ini harus dilindungi karena ekonomi kita masih berbasis sumber daya alam,” katanya .

Setelah presiden Indonesia keenam itu lengser, penggantinya, Presiden Joko Widodo masih memberi perhatian yang sama. Apalagi, pada era Jokowi-lah untuk kali pertama dalam sejarah nilai ekspor CPO menyamai migas.

Irsyal lantas mencontohkan perlakuan istimewa pemerintah ketika pada awal tahun ini muncul isu Prancis akan mengenakan pajak progresif atas CPO. Menurutnya, pejabat pemerintah level menteri hingga tokoh lingkungan terkemuka turut bergerak untuk melobi agar kebijakan itu urung berlaku.

“Untuk industri sawit pemerintah sudah membela. Kalau untuk industri hutan kami belum lihat tuh,” ujarnya.

Padahal, Irsyal mengatakan serangan asing terhadap industri kehutanan Indonesia tidak kalah gencar. Baik dalam bentuk kampanye negatif, hingga boikot yang dilakukan Singapura atas produk kertas pascabencana asap 2015.

Bukan tidak mungkin, tambah Irsyal, serangan kian kuat pada beberapa tahun mendatang. Pasalnya, APHI telah mencanangkan Indonesia sebagai eksportir pulp dan kertas terbesar ketiga dunia pada 10 tahun mendatang.

Komoditas | Bisnis.com

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *