Komoditas.Co.Id

Berita Ekonomi dan Komoditi Pilihan

Kenaikan Tarif Listrik, Seperti Preman Malakin Mak mak Kenaikan Tarif Listrik, Seperti Preman Malakin Mak mak
Kenaikan tarif dasar listrik ini merupkan bentuk keserakahan oligarki yang memgambil pola preman jalanan. Asal pasang tarif, dasarnya apa ? tidak diperlukan. Seperti preman... Kenaikan Tarif Listrik, Seperti Preman Malakin Mak mak

Kenaikan tarif dasar listrik ini merupkan bentuk keserakahan oligarki yang memgambil pola preman jalanan. Asal pasang tarif, dasarnya apa ? tidak diperlukan. Seperti preman sedang malakin mak mak di jalan, gak pedulu mak mak harus menyerahkan uang belanja dapur hingga ludes.

Premannya adalah para pengusaha listrik yang juga pengusa negara atau pengambil keputusan. Preman politik ini ingin untung besar agar uangnya banyak sampai 2019 mendatang. Karena nyolong APBN saja tidak cukup maka dibuat kebijakan menaikkan harga listrik agar bisa nyolong melalui BUMN PLN.

Maka pengusaha yang sekaligus peguasa tersebut untungnya makin besar dari jualan listrik ke PLN. Dengan skema yang ada sekarang PLN harus beli listrik swasta, termasuk kelebihan produksi mereka. Pertanyaannya siapa yang itung? Benar gak hitungannya. Gas saja yang jelas kelihatan barangnya bisa dicolong, bagaimana dengan strom.?

Bagaimana tidak untung? Biaya produksi listrik telah turun drastis karena turunnya harga minyak, gas dan batubara hingga 200 sampai 300 persen. Sementara harga listrik sudah naik hingga 100 persen. Ini adalah perbuatan penguasa sekaligus pengusaha yang merampok rakyat.

Padahal sebagian besar biaya produksi listrik adalah biaya bahan bakar. Kalau harga bahan bakar turun, mengapa tarif listrik naik? Ini sidah gaya preman kampungan.

Seharusnya pertimbangan kenaikan tarif listrik itu daya beli rakyat, kemampuan buruh dan petani. Kalau upah buruh naik setahun sekali, masa ya tarif listrik naik tiap 1 bulan..ini neo maling diubah menjadi logika ekonomi.

Salamudin Daeng
Peneliti AEPI

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *