Komoditas.Co.Id

Berita Ekonomi dan Komoditi Pilihan

Bioenergi Berbasis Hutan Potensial Dikembangkan Bioenergi Berbasis Hutan Potensial Dikembangkan
Badan Litbang dan Inovasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyatakan bioenergi berbasis hutan sangat potensial dikembangkan di Tanah Air. Kepala Badan Litbang dan... Bioenergi Berbasis Hutan Potensial Dikembangkan

Badan Litbang dan Inovasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyatakan bioenergi berbasis hutan sangat potensial dikembangkan di Tanah Air.

Kepala Badan Litbang dan Inovasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Agus Justianto di Jakarta, Rabu mengatakan, tanaman hutan bisa dimanfaatkan kayunya sebagai biomassa atau biji tanamannya untuk menghasilkan minyak nabati.

Tanaman penghasil biomassa misalnya akor, kaliandra, lamtoro dan turi, sementara tanaman penghasil minyak nabati misalnya nyamplung, arendan kemiri sunan.

“Tanaman hutan sebagai energi menyerap dan mengurangi emisi gas rumah kaca dari energi berbasis fosil,” kata Agus Justianto saat diskusi Pojok Iklim di Kementerian LHK.

Agus mengungkapkan saat ini terdapat potensi lahan tanaman nyamplung seluas 480.000 hektare yang bisa menghasilkan 4,8 juta ton yang bisa menghasilkan 2,1 juta liter biodisel Sementara itu realisasi penanaman tanaman energi seluas 89.860 hektare di 10 unit izin Hutan Tanaman Industri (HTI), sedangkan 23 unit HTI sudah siap untuk menanam seluas 87.600 hektare.

Menurut dia, jika program pencampuran bahan bakar nabati sebanyak 10 persen (B10) sukses diilaksanakan maka akan ada pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) hingga 5,1 juta ton setara C02. Sementara, dengan B20 pengurangan emisi GRK bisa mencapai 9,4 juta ton setara CO2.

Green sukuk Sementara itu, Kepala Sub Direktorat Pengembangan Pasar Surat Berharga Syariah Negara Kementerian Keuangan Dwi Iriati Hadiningdyah menjelaskan, green sukuk bisa menjadi salah satu sumber pendanaan untuk mendukung pengendalian perubahan iklim.

Nona Khai

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *