Komoditas.Co.Id

Berita Ekonomi dan Komoditi Pilihan

Bali: Beats of Paradise Film Karya Anak Indonesia Tayang di Amerika Bali: Beats of Paradise Film Karya Anak Indonesia Tayang di Amerika
Akhirnya untuk pertama Bali: Beats of Paradise Film karya Anak Indonesia ini tayang di Amerika. Untuk pertama kalinya, film layar lebar tentang seniman Bali... Bali: Beats of Paradise Film Karya Anak Indonesia Tayang di Amerika

Akhirnya untuk pertama Bali: Beats of Paradise Film karya Anak Indonesia ini tayang di Amerika. Untuk pertama kalinya, film layar lebar tentang seniman Bali ini diputar di Academy of Motion Picture Arts and Sciences, Samuel Goldwyn Theater, Beverly Hills, Amerika Serikat Rabu (7/11) lalu.

Pemutaran perdana film yang berjudul Bali:Beats of Paradise ini dihadiri tokoh-tokoh industri film internasional, edukator dan juga diplomat dari berbagai negara. Salah satu dari ribuan penonton yang memenuhi gedung tersebut adalah Paul Briggs, Director Disney Animation.

Bahkan usai menonton, dalam twitternya, Paul sangat suka dengan film karya anak muda Indonesia ini. “Sangat menikmati tayangan film dokumenter Bali karya Livi Zheng itu,” ungkap Paul.

Acara pemutaran perdana “Bali: Beats of Paradise” dibuka sebelumnya dengan alunan gamelan Bali dan double neck gitar yang dimainkan Balawan, gitaris asal Bali. Acara dilanjutkan dengan tari barong dan tari kecak, sebuah seni tradisional terkenal asal Bali. 

“Film Crazy Rich Asians membuat Singapura disorot dunia, kami berharap, film Bali: Beats of Paradise juga akan membuat Indonesia menjadi sorotan dunia,” ujar Julia Gouw, diaspora asal Indonesia yang tinggal di Los Angeles dan dikenal sebagai bankir.

Julia berkesempatan juga  membuka acara pemutaran perdana film “Bali: Beats of Paradise” tersebut.

Bagi sebagian publik Amerika, seni budaya gamelan bukan hal yang baru. Pasalnya, sejumlah film produksi Hollywood, seperti  film “Avatar” karya James Cameron, TV seri “Star Trek” dan animasi berjudul “Akira” semuanya menggunakan musik gamelan sebagai latar film.

“Sebenarnya, seni gamelan sudah banyak dipakai dalam karya sineas di dunia internasional. Namun, sayang banyak yang belum tahu bahwa alunan pentatonis yang khas tersebut berasal dari suara gamelan asal Indonesia,” ungkap Livi Zheng yang selalu memperkenalkan kebudayaan Indonesia di mana pun ia berada.

Perjalanan Nyoman Wenten
Terkait film “Bali: Beats of Paradise” itu sendiri, mengisahkan perjalanan hidup Nyoman Wenten, seniman gamelan yang tinggal di Los Angeles. Wenten dikenal juga sebagai pengajar etnomusikologi di UCLA dan Herb Alpert School of Music, serta CalArts School of Music. Film itu juga mengupas persinggungan Wenten dengan gamelan sejak kecil di Bali, yang membawanya melanglang buana. 

Nyoman Wenten kemudian bekerjasama juga dengan musisi Judith Hill yang sebelumnya kontestan The Voice dan pemenang Grammy-Award. Bersama Judith Hill, Nyoman Wenten menggabungkan gamelan dan tari Bali dengan musik funk dalam musik “Queen of the Hill”.

“Bali: Beats of  Paradise” akan mulai diputar bioskop-bioskop Amerika mulai 16 November mendatang.

Hermawan

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *