Komoditas.Co.Id

Berita Ekonomi dan Komoditi Pilihan

Sail Sabang Membawa Banyak Berkah Buat Warga Aceh Sail Sabang Membawa Banyak Berkah Buat Warga Aceh
Komoditas – Sabang – Seluruh warga Sabang langsung menikmati dampak di event Sail Sabang. Mulai dari warung kopi, warung makan, tempat penginapan penginapan hingga... Sail Sabang Membawa Banyak Berkah Buat Warga Aceh

Komoditas – Sabang – Seluruh warga Sabang langsung menikmati dampak di event Sail Sabang. Mulai dari warung kopi, warung makan, tempat penginapan penginapan hingga rental mobil laris disewa hingga tanggal 5 Desember mendatang.

Bahkan tim redaksi merasakan mesti antri hingga 1,5 jam untuk menikmati sarapan dan makan malam di beberapa tempat makan yang berbeda.

Event diklaim Menteri Pariwisata Arief Yahya sebagai event terbesar Sail terbesar di Indonesia ini. Sail Sabang 2017 benar-benar membawa banyak berkah bagi Aceh.

Menurut Arief Yahya, budaya ngopi, kuliner, dan ajang Sail Sabang masuk trending topic.

“Hingga tadi siang mulai dari kopi hingga acara Sail Sabang sudah masuk trending topic,” katanya disaat pembukaan Pameran Sail Sabang jumat (1/12) kemarin.

“Alhamdulillah Sail Sabang bawa banyak berkah. Kopinya makin terkenal. Makin laku. Begitu juga jasa penyewaan mobil dan penginapan. Semuanya laris,” terang Kadispar Aceh Reza Fahlevi, Jumat (1/12).

Pesta kuliner Aceh
Reza memang tak asal bicara. sejak tanggal 28 November kemarin hingga sekarang, kedai-kedai kopi di Sabang dan sekitarnya makin laku keras. Tua, muda, laki-laki dan perempuan, wisman, wisnus, semuanya seakan kompak menyeruput kopi Aceh.

Tengok saja kawasan Tugu Garuda yang merupakan jantung Kota Sabang. Kedai-kedai kopi di sana selalu penuh. Dari pagi hingga dini hari, tempat nongkrong ini selalu ramai pengunjung.
Bukan hanya kopi, makanan juga laku keras.

Mie Aceh, nasi kari, sate gurita, sayur pliek U (semacam gulai), Kue Karra dan kue-kue basah, semuanya ikut diburu wisatawan. Kesan yang terasa, Sail Sabang 2017 membuat Aceh menggeliat.

“Sudah kebiasaan orang kalau datang ke sebuah daerah mereka ingin tahu makanan khas daerah tersebut. Dengan adanya Sail Sabang 2017 ini, kita tak hanya mengenalkan kuliner khas Sabang khususnya dan Aceh, tetapi juga memberi manfaat bagi usaha masyarakat di sini. Tentu ini rezeki buat mereka,” timpal Deputy Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti.

Sementara Kepala Bidang Promosi Wisata Budaya, Wawan Gunawan, mengatakan kuliner yang merupakan bagian dari budaya daerah memang melekat dengan pariwisata.

“Setiap wilayah punya kekhasan sendiri, termasuk kulinernya. Rasanya belum lengkap jika datang ke sebuah daerah tanpa menikmati kuliner khas daerah tersebut,” ujar Wawan.

Yang lebih penting lagi, berkahnya langsung terasa sampai ke masyarakat. “Senang kita. Tamu ramai dan penghasilan juga ramai. Tak pernah sepi kedai ini bang,” ujar Hasan, penjaga kedai de Sagoe.

Sail Sabang yang digaungkan Kementerian Pariwisata itu juga sukses membuat Pulau Weh menggeliat. Keindahan alam Pulau Weh dan berbagai acara yang disuguhkan, membuat wisatawan yang datang tak ragu melayangkan dua jempol.

“Sail Sabang 2017 tidak hanya sukses di penyelenggaraannya. Itu juga harus sukses di tindak lanjutnya,” kata Arief Yahya.

Karenanya, dia akan terus mendorong agar bisnis wisata bahari di sana sukses. Bisnisnya bisa sustain. Levelnya pun akan terus didorong naik kelas seiring dengan di-createnya poros Sabang, Phuket, Langkawi. “Sabang harus menjadi international hub. Harus memiliki event rutin dari Segitiga Sabang-Phuket-Langkawi (Saphula). Ini akan memberi keuntungan ke banyak pihak. Masyarakat juga bisa merasakan dampak langsungnya karena spending satu yacht itu bisa mencapai Rp 1 miliar,” ujar Arief Yahya.

Elfa Hermawan

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *